Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 29 Maret 2026
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Link : https://www.youtube.com/watch?v=OGtQDAz8ayw
Tema : Penampilan

(Mar 11:12-26) Dalam pelayananNya menuju Yerusalem, Tuhan Yesus mengutuki pohon Ara yang berdaun namun tidak berbuah. Perhatian Tuhan Yesus kepada pohon ara, melambangkan Tuhan yang selalu memperhatikan keadaan kita (Ayub 1:8)

(Lukas 21:1-4) Tuhan memperhatikan seorang janda miskin yang memberikan persembahan sebesar 2 peser. Tuhan memperhatikan kita saat kita beribadah dan saat kita memberi untuk pekerjaan Tuhan. Oleh karena itu, marilah kita mempersiapkan dan memberikan yang terbaik untuk Tuhan.

Respon Tuhan Yesus kepada pohon Ara yang tidak berbuah juga mengajarkan bahwa kita tidak cukup hanya bertumbuh, berdaun lebat dan terlihat rindang dari luar, tapi harus berbuah. (Mat 5:13) Setelah kita berbuah, hendaklah buah yang kita hasilkan terlihat dan berdampak bagi orang banyak, dan nama Tuhan dimuliakan.

(Mar 11:15) Tuhan Yesus menyucikan bait Allah dengan mengusir para pedagang yang mencari keuntungan di rumah Tuhan. (1 Kor 6:19-20) Tubuh kita adalah Bait Allah. Roh Kudus akan sulit untuk diam di dalam kita bila isinya dipenuhi oleh perselisihan, pertengkaran, amarah, dendam dll. Marilah kita penuhi hati kita dengan kekudusan, hal-hal baik, suka cita dan rasa syukur kepada Tuhan.

(Mar 11:20-23) Ketika mendapati pohon Ara yang sebelumnya dikutuki Tuhan Yesus, kering hingga ke akarnya, Tuhan Yesus mengingatkan untuk tetap percaya kepada Allah. Kondisi ekonomi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ingatlah pertolongan Tuhan yang telah kita terima hingga saat ini dan tetaplah percaya kepadaNya.

Walaupun keadaan sedang tidak baik-baik saja, Tetaplah setia beribadah dan melayani. Melayani bukan untuk mencari berkat, tapi untuk menjadi berkat bagi orang lain. Melayani bukan supaya kita dilihat orang, tapi supaya orang melihat Yesus dalam pelayanan kita. Melayani bulan pilihan, melainkan keharusan. Marilah melayani selagi masih ada waktu dan kesempatan.

(Mar 11:22) Milikilah hati yang mau mengampuni. (2 Raj 4:1-7) Usahakanlah perdamaian dengan semua orang agar berkat dan mujizat Tuhan tidak terhalang. (Mat 5:25) Lepaskanlah pengampunan karena di dalam pengampunan ada damai sejahtera. Secara manusia memang sulit untuk dilakukan, karena itu undanglah Roh Kudus untuk memampukan kita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.