Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 7 Desember 2025
Pembicara : Pdt. Kornelius Abraham
Tema : Menjadi Saksi
Link : https://www.youtube.com/watch?v=Tai4yCncrT0

(Mat 14:15-21) Yesus memberi makan lima ribu orang dengan lima ketul roti dan dua ekor ikan. Angka dua melambangkan menjadi saksi

(Yes 55:1-11) Di hari-hari ini, banyak ibadah yang tidak memberikan roti tapi gandum, sehingga tidak mengenyangkan. Gandum melambangkan logos, yaitu hanya perkataan saja. Namun logos yang diurapi Roh Kudus akan menjadi rhema, yang dilambangkan dengan roti yang mengenyangkan.

(Mat 8:5-12) Bila seseorang tidak memiliki roti / rhema / firman Allah yang digenapi, ia akan masuk ke dalam kegelapan yang paling gelap. Perwira di Kapernaum menerima logos yang diucapkah oleh Yesus. Namun karena difirmankan langsung oleh Tuhan Yesus, Logos yang diurapi menjadi rhema.

(Mat 13:1-3) Kita harus kenyang terlebih dahulu, baru kita bisa keluar dan menjadi saksi. (Mat 13:1017) Banyak orang melihat namun tidak mengerti. Dalam pelajaran Tabernakel, mereka berada di pelataran / halaman Tabernakel. Kita harus bertumbuh, dan beranjak dari pelataran tabernakel ke ruang dalam. Kita perlu Firman dan Roh Kudus yang bertumbuh seimbang.

(2 Tim 3:16) Firman Allah yang hidup adalah firman yang diilhamkan oleh Allah. Firman yang hidup bersifat mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, mendidik dalam kebenaran,

(2 Tim 4:1-4) Saat ini banyak orang yang menyukai firman yang memuaskan telinganya. Mereka mengupah guru-guru untuk memberitakan firman sesuai keinginannya. (2 Tim 3:1-4) Rasul Paulus telah mengingatkan Timotius bahwa di hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Sukar mendidik anak Tuhan dalam kebenaran. Secara lahirian mereka beribadah. namun mereka mengingkari kekuatan dari ibadah itu sendiri.

(Kis 2:1-4) Gereja mula-mula mengalami pengurapan yang luar biasa. Namun lama kelamaan mereka mengalami kemunduran. Pada saatnya Tuhan akan memulihkan dengan hujan awal dan hujan akhir yaitu dua kali ganda, baik Firman, kuasa, pertobatan, bahkan juga penghukuman.

Marilah kita menjadi saksi seperti perwira di Kapernaum. Menjadi orang-orang yang dididik dalam kebenaran Firman Tuhan dan bertumbuh dalam iman dan Roh Kudus.Tetap berhati-hati agar kita tidak menjadi angkuh, tetapi tetap berjalan dalam kebenaran.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.