Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 4 Januari 2026
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Link : https://www.youtube.com/watch?v=rOzS_z2Qm1U
Tema : Enjoy The Flight
Saat kita memutuskan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita, adalah awal perjalanan rohani kita. Dari situ, proses perjalanan rohani kita dimulai. Kemudian kita membangun dasar yang kuat, yaitu iman dan percaya. Semakin kita percaya, semakin besar juga iman kita. Setelah memiliki dasar yang kuat, kita membangun Gereja yang kuat. Membangun gereja yang kuat harus dengan emas, batu permata, agar tahan lama, bukan dengan kayu, rumput kering dan jerami. Proses ini adalah perjalanan rohani yang berjalan terus secara berulang dan berkesinambungan, hingga kita memiliki nilai yang kuat dan prinsip hidup. Bila sudah mengakar dalam kehidupan kita, kita siap untuk diutus ke dunia, seperti domba ke tengah-tengah serigala. Perjalanan rohani akhirnya selesai, saat mencapai gereja yang sempurna (Mat 5:48). Menjadi sempurna adalah perintah Tuhan Yesus. Saat Yesus datang untuk kedua kali, kita ada di sana. Dalam keadaan yang sempurna, sama seperti Bapa yang juga sempurna, sehingga kita dapat menjadi satu dengan Bapa.
(Yes 46:4) Dalam perjalanan rohani kita, dari awal hingga akhir, Tuhan tetap sama. Ia menggendong kita. Ia telah melakukannya, sekarang Ia sedang melakukannya, dan akan melakukannya terus. Karena ada Tuhan yang selalu bersama kita, kita dapat menikmati perjalanan rohani kita, bagaimanapun kondisi kita. Saat kita dalam kondisi sulit, jangan tawar hati. Karena ia selalu ada dan menggendong kita. Ia ingin selalu berinteraksi dan memiliki hubungan pribadi dengan kita.
(Ibr 1:1-2) Sejak zaman dahulu Allah telah berulang kali dan dengan berbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita. Hubungan pribadi dengan kita adalah hal yang penting bagi Tuhan. Bila kita juga mengganggapnya penting, kita perlu mendengar perkataanNya. Allah berbicara kepada kita dengan perantaraan anakNya. (Yoh 12:49) Allah mengutus Tuhan Yesus dan berbicara kepadaNya. Tuhan Yesus akan berbicara kepada kita melalui Roh Kudus (Yoh 16:13-15). Roh Kudus memberitakan apa yang diterimaNya dari Tuhan Yesus. Sementara Tuhan Yesus berbicara apa yang diperintahkan oleh Allah Bapa.
Bagaimana agar kita bisa mendengar suara Tuhan:
- Melalui hamba-hamba Tuhan, yang dipakai Roh Kudus untuk berbicara dengan kita (Efe 4:11-15). Para hamba Tuhan memiliki tugas untuk membantu rohani kita bertumbuh, hingga mencapai gereja sempurna.
- Melalui sesama jemaat (Kis 2:41-42, 46-47). Hubungan pribadi merupakan hal yang penting, bukan hanya dengan Tuhan tapi juga dengan sesama anak-anak Tuhan. Ketika bersekutu dalam kelompok kecil, kita saling membangun satu sama lain.
- Kita sendiri yang mengusahakannya, dengan merenungkan Firman Tuhan siang dan malam (Maz 1:1-2). Dalam segala keadaan, ingatlah apa kata Firman Tuhan dan melakukannya.
Dengan mendengar suara Tuhan, kita memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Kita menikmati perjalanan rohani kita bersama dengan Tuhan.
Amin, Tuhan Yesus memberkati.