Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 1 Maret 2026
Pembicara : Pdt. Kornelius Abraham
Link : https://www.youtube.com/watch?v=QLococIxQzs
Tema : Hidup dalam Roh atau Hidup dalam Taurat

(Luk 1:38) Maria mempertaruhkan nyawanya, ketika ia menerima rencana Tuhan digenapi dalam hidupnya. Menurut hukum taurat, seorang yang mengandung sebelum menikah harus dihukum rajam batu. Maria menempatkan dirinya sebagai hamba, siap menjadi alat Tuhan. Ia siap menjadi alat Tuhan untuk mengubah hidup yang akan datang, mengubah hukum Taurat menjadi hukum kasih.(Mat 5:17) Yesus datang bukan untuk meniadakan hukum taurat, tapi untuk menggenapinya dengan hukum kasih.

(Mat 1:19) Yusuf dipilih Allah menjadi alatNya. Ia adalah orang yang tulus hati, dalam bahasa asli menggunakan kata Dikaios yang berarti orang yang benar. (Mat 1:25) Yusuf memahami Maria hamil dari Roh. Daging dan Roh tidak dapat menjadi satu. Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria selama Maria mengandung bayi Yesus.

(2 Kor 11:2) Allah sedang mempertunangkan gereja dengan mempelai laki-laki yaitu Anak Domba Allah. Gereja adalah Maria akhir zaman, yang hidup dalam hukum kasih, bukan lagi hukum Taurat. (Gal 3:1-3) Hari-hari ini dunia begitu gencar menarik kita yang hidup dalam hukum kasih, untuk kembali hidup dibawah hukum Taurat

(Ibr 10:26-29) Pembangunan bait Allah yang ketiga tidak akan terjadi, karena kita tidak akan kembali di bawah hukum Taurat. Janganlah kita ikut ambil bagian dalam menajiskan darah anak Domba Allah.

(Mat 1:19) Untuk menjadi mempelai Kristus, kita harus hidup sebagai Dikaios / orang yang tulus / orang yang benar. (Mat 1:25) Gereja harus menjaga kekudusan, tidak hidup dalam kedagingan. (Gal 5:19-21) Perbuatan daging telah nyata. Barangsiapa melakukan hal-hal demikian, tidak akan mendapatkan bagian dalam kerajaan Allah.

(Wahyu 14:1-5) Di akhir zaman, seratus empat puluh empat ribu orang menerima tanda di dahinya, tertulis namaNya dan nama BapaNya. Tidak semua orang akan mengalami hal ini. Mereka adalah anak-anak Tuhan yang tidak mencemarkan dirinya dari angin pengajaran lainnya. Mereka murni seperti seorang perawan. (Luk 1:27) Ketika mengandung Yesus, Maria adalah seorang perawan.

(Wahyu 12:1-5) Wanita adalah lambang dari Gereja, yang akan menikah dengan Anak Domba Allah. Matahari melambangkan Allah Bapa, Bulan melambangkan Tuhan Yesus, dan mahkota melambangkan Roh Kudus. Gereja yang sempurna adalah gereja yang hidup dalam Allah Bapa, Allah Anak dan Roh Kudus yaitu Tritunggal Allah.

Sama seperti Maria dan Yusuf bertunangan, Gereja Tuhan sedang bertunangan dengan Anak Domba Allah. Dan agar tidak gagal dalam pertunangan, kita harus hidup kudus seperti perawan yang murni, sebagai orang-orang yang berhak menjadi gereja sempurna.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.