{"id":2092,"date":"2020-09-13T09:49:09","date_gmt":"2020-09-13T02:49:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/?p=2092"},"modified":"2020-09-13T09:49:13","modified_gmt":"2020-09-13T02:49:13","slug":"khotbah-ibadah-online-13-september-2020","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/2020\/09\/13\/khotbah-ibadah-online-13-september-2020\/","title":{"rendered":"<font size=\"2\" color=\"blue\"><b>Khotbah Ibadah Online, 13 September 2020<\/b><\/font>"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ringkasan Khotbah Ibadah Online<br>Tanggal : 13 September 2020<br>Pembicara : Pdt. DR. Bondan Abraham<br>Ayat Pokok : Efesus 4:16<br>Tema : Penuh Roh Kudus tapi Belum Dewasa Rohani<br>Link : <a href=\"https:\/\/youtu.be\/xPOTVD1YsGU\">https:\/\/youtu.be\/xPOTVD1YsGU<\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(1 Sam 10:10-13) Setelah Saul diurapi menjadi raja, ia mengalami\nkepenuhan Roh Kudus seperti nabi. Namun setelah mengalami kepenuhan Roh Kudus,\nSaul hidup tetap mengikuti kehendak hatinya. Bahkan Saul melanggar apa yang\ndiperintahkan Allah (1 Sam 13:8-13,1 Sam 15:7-11). Akibatnya, Allah menolak\nSaul dan meninggalkannya (1 Sam 15:22-28)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Yoh 16:13) Roh Allah menuntun kita kepada kebenaran. Namun ketika\nmenerimaNya, Saul salah fokus. Ia memanfaatkan kepenuhan Roh Allah yang pernah\nia alami untuk kepentingan dirinya sendiri. Ia takut kepada rakyat, sehingga ia\nberani mengambil keputusan di luar perintah Allah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Roh Kudus bekerja bersama-sama dengan Firman Allah untuk memimpin kepada\nseluruh kebenaran, agar Firman Allah disingkapkan dengan nyata dan dapat kita\nmengerti dan kita lakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat kita penuh Roh Kudus dan kita dewasa rohani, kita akan tetap\nbergantung kepada Roh Kudus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(1 Kor 13 &amp; 14) Saat telah dipenuhkan Roh Kudus, jemaat di Korintus\nmerasa diri mereka pahlawan dan lebih kudus dari orang lain. Paulus menegur\nmereka sebagai jemaat yang sudah dipenuhkan Roh Kudus namun masih kanak-kanak rohani,\nkarena mereka salah menangkap pesan Firman Tuhan atas kuasa yang diterima\nmereka yang dipenuhkan Roh Kudus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Luk 10:19, Kis 1:8) Mereka yang dipenuhkan Roh Kudus diberi kuasa untuk\nmenjadi saksi Allah. Penuh Roh Kudus bukan menjadikan kita jadi pahlawan super\natau menjadi lebih hebat dari orang lain. Melainkan supaya dalam hubungan\ndengan sesama, kita menjadi saksi Kristus. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita\ntelaah diri kita masing-masing supaya kita memiliki motivasi yang benar untuk\nmeminta dan dibaptis dalam Roh Kudus. Marilah kita cari kehendak Tuhan yang\nsempurna. Bertobat bila kita salah, namun lebih bersemangat dan terus bertumbuh\nbila kita sudah ada di jalah yang benar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Amin,\nTuhan Yesus memberkati.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ringkasan Khotbah Ibadah OnlineTanggal : 13 September 2020Pembicara : Pdt. DR. Bondan AbrahamAyat Pokok : Efesus 4:16Tema : Penuh Roh Kudus tapi Belum Dewasa RohaniLink : https:\/\/youtu.be\/xPOTVD1YsGU (1 Sam 10:10-13) Setelah Saul diurapi menjadi raja, ia mengalami kepenuhan Roh Kudus seperti nabi. Namun setelah mengalami kepenuhan Roh Kudus, Saul hidup tetap mengikuti kehendak hatinya. Bahkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2092","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kumpulan-ringkasan-khotbah"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2092"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2092\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2093,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2092\/revisions\/2093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}