{"id":3316,"date":"2026-05-30T12:28:37","date_gmt":"2026-05-30T05:28:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/?p=3316"},"modified":"2026-05-30T12:28:39","modified_gmt":"2026-05-30T05:28:39","slug":"ringkasan-khotbah-24-mei-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/2026\/05\/30\/ringkasan-khotbah-24-mei-2026\/","title":{"rendered":"Ringkasan Khotbah 24 Mei 2026"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ringkasan Khotbah Ibadah Raya<br>Tanggal : 24 Mei 2026<br>Pembicara : Pdt. Bondan Abraham<br>Link : https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=87fVwmBmQ7A<br>Tema : Coming Home<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pentakosta, adalah hari di mana kita diingatkan kembali penyatuan roh manusia dengan Roh Tuhan, melalui pencurahan Roh Kudus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam bahasa Inggris, home memiliki pengertian suatu tempat yang memiliki kenangan indah dan ikatan emosional dengan orang yang disayangi dan menyayangi kita, di mana kita merasa aman dan nyaman. Saat seseorang \u201ccoming home\u201d, ia akan disegarkan \/ dipulihkan, semangatnya diperbaharui. Tuhan memberikan Roh Kudus sebagai bukti Ia menyayangi kita. Tuhan mau kita merasa aman dan nyaman. Saat ini kita tidak sedang berada di &#8220;rumah&#8221;. Kita adalah orang asing di dunia ini (Maz 119:19). Suatu saat kita akan kembali bersama Bapa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Kej 2:8) Adam adalah manusia pertama yang ditempatkan Allah di taman Eden, di sebelah timur. Timur adalah lambang hadirat Allah, tempat di mana Allah bersemayam. Jadi manusia berasal dari tempat di mana Allah ada, bersama dengan Allah. Allah menempatkan manusia di sisinya, tempat yang aman dan nyaman. (Kej 2:16-17) Di rumah dimana kita ditempatkan Allah, Ia berkomunikasi dengan kita. (Kej 3:8-9) Allah selalu berkomunikasi dan ingin dekat dengan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di taman Eden, Allah memberikan tempat bagi manusia, di mana manusia dikasihi, aman dan nyaman. Namun Allah juga menciptakan ular dan buah terlarang di sana, dan memerintahkan manusia untuk tidak makan buah itu. Perintah itu diberikan agar manusia membuktikan kasihnya kepada Allah. Saat manusia tidak melakukan perintah Tuhan, dan taat kepada ular \/ iblis, manusia menyerahkan dirinya menjadi hamba ular dan iblis (Rom 6:16). Karena itu, Allah mengusir manusia dari taman eden (Kej 3:23-24), agar tidak memiliki akses ke pohon kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Kej 6:3,5,6) Tempat yang semula adalah rumah yang aman dan nyaman, dengan jatuhnya manusia ke dalam dosa, menjadi penuh dengan kejahatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Yoh 3:16) Sejak awal, Allah mengetahui apa yang akan terjadi dengan manusia. Dan sejak awal pula, Allah telah merancangkan agar RohNya kembali bersatu dengan roh manusia. Melalui pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, orang-orang yang percaya, bertobat dan dibaptis, akan dimeteraikan oleh Roh Kudus (Yoh 1:12, Efe 1:19). Sebagai meterai, Roh Kudus adalah bukti bahwa kita adalah milik Allah. Namun sebagai meterai, Roh Kudus memiliki pengaruh yang sangat terbatas atas kehidupan kita. Penuh Roh Kudus harus diusahakan, melalui hidup yang berkenan kepada Firman Tuhan. Kita perlu membuktikan kasih kita kepada Allah dengan hidup seturut kehendakNya. Saat kita dipehuhkan oleh Roh Kudus, kita memberikan kuasa kepada Roh Kudus untuk menguasai hidup kita sepenuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Luk 15:18-24) Perumpamaan tentang Anak Bungsu yang hilang, melambangkan kondisi manusia yang terpisah dari Bapa. Ia memilih untuk keluar dari rumah Bapa nya yang penuh kasih, nyaman dan aman, untuk pergi ke dunia. Setelah dunia memperlihatkan kondisi sebenarnya, anak bungsu itu hidup menderita dan menjadi orang asing di dunia. Akhirnya ia sadar dan bertobat, kembali ke rumah bapanya. Bapanya yang penuh kasih, setiap hari menunggu anak bungsunya pulang. Dan ketika dilihat anak bungsunya pulang, bapanya berlari dan memeluk anak bungsu itu. Seperti itu pula Tuhan saat ini yang setiap hari menunggu kita untuk pulang. Ketika kita bertobat dan pulang kepadaNya, Tuhan akan memeluk kita dengan kasihNya dengan memberikan Roh Kudus untuk memenuhi kita sehingga roh kita kembali menjadi satu dengan Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Amin, Tuhan Yesus memberkati.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ringkasan Khotbah Ibadah RayaTanggal : 24 Mei 2026Pembicara : Pdt. Bondan AbrahamLink : https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=87fVwmBmQ7ATema : Coming Home Pentakosta, adalah hari di mana kita diingatkan kembali penyatuan roh manusia dengan Roh Tuhan, melalui pencurahan Roh Kudus. Dalam bahasa Inggris, home memiliki pengertian suatu tempat yang memiliki kenangan indah dan ikatan emosional dengan orang yang disayangi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3316","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kumpulan-ringkasan-khotbah"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3316"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3317,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3316\/revisions\/3317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.new.gpdivmm.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}