Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 25 Oktober 2026
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Link : https://www.youtube.com/watch?v=8LFobXvqutM
Tema : Persembahan: The What

Dalam sejarahnya, persembahan dimulai sebelum zaman Taurat, ketika zaman anak-anak Adam, yaitu Kain dan Habel. (Kej 4) Kain mengambil sebagian dari hasil tanahnya, dan Habel memberikan yang terbaik dari ternaknya.

(Kej 7:2) Di zaman Nuh, sebelum air bah ia diperintahkan untuk mengambil binatang untuk dimasukkan ke dalam bahtera. Masing-masing 7 pasang untuk binatang yang halal, dan 1 pasang untuk binatang yang lainnya. Setelah air bah surut, Nuh memberikan persembahan dari binatang-binatang yang halal dan terbaik bagi Allah.

(Kej 14) Di zaman Abraham, ia memberikan sepersepuluh harta rampasan yang terbaik kepada Melkisedek, sementara sisanya tidak ia terima dan mengembalikannya ke raja Sodom. (Kej 21) Abraham bahkan bersedia mempersembahkan hartanya yang paling berharga, yaitu anaknya yang tunggal kepada Allah.

Belajar dari sejarah, kita harus memberikan persembahan yang terbaik, bahkan yang paling berharga di hidup kita kepada Tuhan.

Di zaman sebelum Taurat, persembahan bentuknya bebas, namun merupakan yang terbaik dari yang mereka miliki. Di zaman Taurat, ketika bangsa Israel keluar dari Mesir, mereka diperintahkan untuk meminta harta / emas / perhiasan dari bangsa Mesir dan Allah membuat bangsa Mesir menjadi murah hati. Sehingga bangsa Israel keluar dari Mesir dengan membawa banyak harta. Saat mereka membangun kemah pertemuan, mereka diminta untuk mempersembahkan harta mereka untuk membangun kemah pertemuan.

Di zaman ini, Allah mulai mengkategorikan persembahan menjadi berbagai macam persembahan, seperti persepuluhan, persembahan khusus, buah sulung dan persembahan penghapus dosa. Di zaman Kristus, korban penghapus dosa telah digenapi melalui pengorbanan Yesus di kayu salib. Karena itu, setelah zaman Tuhan Yesus, tidak perlu lagi persembahan penghapus dosa. Namun persembahan lain tetap ada (Luk 8:1-3, Yoh 12:1-9).

Di zaman para Rasul, mereka ditopang oleh persembahan berupa pelayanan, uang maupun barang.

Persembahan yang kita berikan saat ini:
⁃ Persembahan Minggu
⁃ Persepuluhan
⁃ Buah Sulung
⁃ Janji Iman
⁃ Persembahan khusus
⁃ Persembahan kasih

Persembahan diberikan dalam bentuk pelayanan, uang atau barang. Konteks nya disesuaikan dengan kondisi, namun persembahan – persembahan ini diadakan untuk mendukung pelayanan
⁃ Persembahan rutin: jumlahnya sukarela
⁃ Persembahan khusus: persembahan diluar kebutuhan rutin, jumlahnya sukarela
⁃ Persembahan kasih: persembahan untuk membantu pihak-pihak yang membutuhkan, jumlahnya sukarela
⁃ Persepuluhan: jumlahnya sepersepuluh dari penghasilan kita.
⁃ Buah Sulung adalah hasil pertama dari ladang pekerjaan kita.
⁃ Janji Iman adalah persembahan yang kita berikan, namun saat itu kita belum memilikinya. Sehingga bentuknya merupakan janji kita untuk memberikan di masa yang akan datang

Persembahan digunakan untuk kepentingan umat, bukan untuk memperkaya hamba Tuhan. Berilah persembahan yang terbaik, yang terutama dan terpenting dalam hidup kita, sebagai bukti kita menempatkan Tuhan sebagai hal yang lebih utama dari harta atau dari apapun dalam kehidupan kita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.