Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 28 Juni 2026
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Link : https://www.youtube.com/watch?v=s5c9JZYuYW0
Tema : Pilihanku
(Roma 12:1-2) Saat kita mengetahui pembaruan budi harus dilakukan, namun tidak ada perubahan dalam keseharian kita, itu belumlah cukup. Saat berbicara tentang pembaruan budi, kita cenderung mengharapkan Tuhan yang mengubah keadaan kita. Kita mengharapkan keadaan yang berubah, bukan hidup kita yang berubah. Saat kita memiliki rencana, kita menyerahkan rencana kita kepada Tuhan agar Tuhan memberkati rencana kita, namun kita tidak mau Tuhan mengubahnya. Bagaimana agar hidup kita berubah, bukan keadaan hidup yang berubah?
Langkah pertama ialah dengan mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup (Roma 6:13). Mempersembahkan tubuh ialah menyerahkan seluruh tubuh dan anggota tubuh kita kepada Allah dan digunakan Allah untuk menggenapi rencana-rencana Allah. Saat Tuhan akan menggunakan hidup kita sesuai kehendakNya, Tuhan dapat mengubah hidup kita agar sesuai dengan alat yang dibutuhkan Tuhan mencapai rencanaNya. Dengan mempersembahkan tubuh kita, kita juga mengijinkan / bersepakat kepada Tuhan untuk mengubah hidup kita agar sesuai dengan kebutuhan Tuhan. Saat itulah perubahan hidup kita dapat terjadi.
Bagaimana cara kita membuktikan telah menyerahkan hidup kepada Tuhan? (Maz 1:1-2) Caranya dengan memilih, untuk menyukai Firman Tuhan dan melakukannya.
Pola mempersembahkan hidup setiap hari:
- Baca Firman Tuhan
- Menyembah Tuhan
- Berdoa kepada Tuhan
- Taat kepada perintah Tuhan dan melakukannya
Pola membaca Alkitab setiap hari:
- Baca
- Pahami
- Percaya
- Renungkan (Ulangi)
Setelah kita membaca firman Tuhan, kita harus membacanya dengan deep reading / menelitinya sampai kita memahaminya. Dan setelah memahami firman Tuhan, kita harus memilih untuk percaya kepada Tuhan. Setelah itu, renungkan apa yang akan kita lakukan untuk menerapkan firman Tuhan ke dalam aktifitas kita hari ini.
(Ibr 5:14) Untuk kita mengubah hidup, kita harus melatih hidup kita. Latihlah pola-pola mempersembahkan hidup dan pola membaca Alkitab secara berulang-ulang hingga kita memiliki spontanitas rohani.
⁃ Yang sebelumnya takut / khawatir dulu, menjadi iman dulu
⁃ Yang sebelumnya marah dulu, menjadi tidak meghakimi dulu
Berulang-ulang adalah pembentukan, bukan jalan di tempat. Lakukanlah setiap hari. Pola sederhananya:
- Pagi hari: Tuhan, ajarkan saya apa yang harus saya pikirkan hari ini?
- Malam hari: Tuhan, apa yang sudah Engkau ajarkan kepada saya hari ini?
Setelah spontanitas rohani terbentuk, kita pasti berubah. Saat Tuhan membentuk kita menjadi orang yang lebih baik, kualitas hidup kita pasti akan berubah. Kalau Tuhan bekerja, kita pasti akan menjadi orang yang lebih baik.
Perubahan hidup adalah pekerjaan Allah. Tapi menyerahkan hidup kita kepada Tuhan adalah Pilihan kita.
Amin, Tuhan Yesus memberkati.