Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 8 Februari 2026
Pembicara : Pdt. Erenst Rorong
Link : https://www.youtube.com/watch?v=RuT_M-FdA_s
Tema : Berbuah

(Luk 13:6-9) Semakin kita berbuah, semakin kita berkenan kepada Tuhan. Allah adalah pengusaha yang telah menginvestasikan segala sesuatu di dalam kehidupan kita. Wajarlah bia Dia mengharapkan buah dari kehidupan kita. Bila kita tidak berbuah, Allah memiliki otoritas untuk memberikan penalty kepada kita yaitu penebangan. Karena itu kita harus bertumbuh dan menghasilkan buah yang baik, bukan hanya puas di dasar saja.

Buah berarti corpos, yang memiliki arti keteladanan baik jasmani maupun tohani. Sebagai seorang dengan dewasa rohani, kita seharusnya meninggalkan kekanak-kanakan dan kehidupan yang lama. Bila kita tidak memiliki keteladanan, kita akan ditebang.

(1 Kor 4:16) Paulus berkata untuk mengikuti teladannya. Apakah para suami sudah menjadi teladan dalam keluarga. Apakah seorang istri dan anak-anak juga sudah menjadi teladan di keluarganya. Sudahkah kita menjadi berkat bagi orang lain seperti yang dikatakan Paulus kepada Timotius. Allah akan menyelidiki kehidupan kita. Apakah kita sudah mengeluarkan buah teladan di tengah masyarakat, bagi Tuhan dan bagi umat yang lain. Sebab itulah yang dituntut Tuhan.

Arti keempat dari Corpos adalah sebuah hidup yang berguna. Masihkah hidup kita bermanfaat dan menghasilkan keuntungan dari orang lain. Masihkah kehidupan kita berguna bagi Tuhan dan kerajaan Allah

Tuhan mencari buah dalam kehidupan kita. Bukan hanya buah keteladanan tapi juga apakah kita menjadi orang yang berguna, bermanfaat dan berfungsi bagi Allah dan bagi umat manusia.

Marilah kita cepat berbuah, agar kita tidak diterbang oleh Firman Allah. Ditebang menggunakan kata Ekopto yg berarti keluarkan dia dari komunitas ilahi. Orang yg tidak hidup berkenan di hadapan Allah akan ditebang oleh Firman Allah.

Lucifer tidak berkenan di hadapan Allah. Hidupnya tidak lagi berfaedah bagi Tuhan. Karena itu Lucifer diusir dan dikeluarkan dari komunitas rohani. Seorang yg diusir dari komunitaa rohani akan jatuh dan sulit untuk bangun kembali.

Ekopto juga berarti potong kesempatan untuk hidup. Bila kita tidak berbuah kesempatan hidup kita akan dipotong. Karena itu kita harus berbuah agar kita juga berumur panjang. Allah adalah imanuel yang selalu menyertai hidup kita. Namun bila kita tidak berbuah, Ia akan memotong kesempatan hidup kita

Ekopto juga berarti meratap sampai kekekalan. (Pengkhotbah 3). Ada 28 musim dalam kehidupan kita. Jangan sampai hidup kita dipenuhi oleh ratapan sampai kekal. (Mat 13:42-43) Saat kita meratap, tidak ada harapan. Jangan sampai kita meratap sampai kekekalan. Karena itu kita harus berbuah.

(Fil 1:21-23) Paulus memilih hidup, agar menjadi teladan dan bermanfaat bagi orang lain. Paulus memilih hidup dan memberi buah. Berbuah adalah kunci untuk kekekalan.

(Luk 13:7) Yesus datang mencari dan menyelidiki buah namun tidak mendapatkannya. Karena itu Yesus memerintahkan untuk menebang pohon itu karena percuma ia hidup. Percuma menggunakan kata Katargeo yang berarti menjadi beban. Bila hidup tidak berbuah, tidak bermanfaat bagi orang lain dan bagi Tuhan, maka ia akan menjadi beban bagi orang lain. Katargeo juga berarti tidak efisien. Jangan sampai kita menjadi anak Tuhan yang percuma kita hidup.

(Mat 5:13-14) Jadilah garam dan terang dunia, kita bermanfaat bagi Tuhan dan sesama. Allah mencari anak-anak Tuhan yang bermanfaat dan memberi keuntungan bagi Tuhan.

(Roma 7:5) Tuhan meminta kita memberikan buah yang terbaik. Keinginan daging harus dibuang karena daging yang membuat hidup kita tidak berbuah. Keserakahan membuat kita gagal dari hadapan Tuhan. Keserakahan membuat kita tidak pernah puas. Keserakan juga dapat membuat kita tidak mengembalikan milik Tuhan.

Cepatlah untuk berbuah.Semakin hari, buah kita harus semakin banyak.

(Mat 13:23) Orang yang berbuah seperti tanah yang subur. Tanah yang subur membuat Firman Allah yang kita dengar bertumbuh dan menghasilkan 30, 60 dan 100 kali ganda. Janganlah kita puas memperoleh 30 atau 60 kali ganda. Kejarlah 100 kali ganda dengan ketaatan kepada Tuhan dan Firman Tuhan.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.