Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 20 September 2026
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Link : https://www.youtube.com/watch?v=jPTM5K0n1f0
Tema : Kenapa Beribadah ke Gereja

(Kel 3:12) Kata ibadah pertama kali muncul di ayat ini, dan merupakan prakarsa / keinginan dari Allah. Dalam bahasa aslinya, ibadah menggunakan kata Abad, yang berarti “to serve”, melayani, menjadi hamba Allah. Saat firman ini disampaikan, bangsa Israel tengah diperbudak oleh Mesir. Kemudian Allah mengeluarkan mereka dari Mesir untuk menjadi hambaNya. Bangsa Israel yang semula merupakan hamba bangsa Mesir, dilepaskan dari perbudakan, dan menjadi hamba Allah. Dalam konteks saat ini, Tuhan melepaskan kita dari budak dosa, kepada terang dan kebenaran. Hal inilah yang disebut Eklesia / Gereja.

(Ulangan 4:9-10) Dengan beribadah, Tuhan ingin kita mendengar perkataanNya, agar kita mengenal Tuhan dan tidak melupakanNya. Di dalam Imamat, diatur agar dalam setiap ibadah, ada berbagai korban yang dipersembahkan. Untuk itu, ibadah memerlukan tempat. Di zaman bangsa Israel, mereka beribadah di kemah pertemuan, yang kemudian beralih menjadi Bait Suci. Di zaman perjanjian baru, kita tidak lagi memberikan korban berupa penumpahan darah, karena sudah digantikan oleh pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. Karena itu, beribadah di zaman perjanjian baru adalah mempersembahkan hidup sebagai persembahan sejati.

Saat di perjanjian lama, kita beribadah karena Allah ingin mengajar umatNya untuk mengenalNya. Korban yang diberikan bersifat individu. Namun di perjanjian baru, kita beribadah untuk mempersembahkan tubuh untuk melayani Tuhan. Korban yang kita berikan untuk kebutuhan jemaat.

(Roma 12:4-8, Ibr 10:24-25) Kita adalah bagian dari tubuh Kristus yang saling melayani satu sama lain. Melalui gereja, kita datang untuk berkata kepada Tuhan, ini aku Tuhan, pakailah aku. Selain itu, kita beribadah juga untuk sinkronisasi antara anggota tubuh Kristus. Memiliki visi yang sama dengan Kristus sebagai kepala, dan dengan gembala / pemimpin-pemimpin rohani.

Sebagai pribadi, kita dapat beribadah di mana saja. Karena kita harus selalu terhubung dengan Tuhan. Namun dalam satu keutuhan tubuh Kristus, kita perlu beribadah di Gereja untuk saling membangun sesama tubuh Kristus.

Banyak orang yang enggan datang ke gereja karena melihat banyak orang fasik yang beribadah di gereja. Keselamatan adalah tanggung jawab masing-masing pribadi, janganlah terpengaruh oleh orang lain. Karena bila kita memutuskan untuk tidak datang ke gereja karena orang lain, kita tidak akan bertemu dengan Tuhan dan tidak mendapatkan berkat yang disediakan Tuhan bagi mereka yang datang kepadaNya.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.