Ringkasan Khotbah Ibadah Raya
Tanggal : 8 Maret 2026
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Link : https://www.youtube.com/watch?v=_N5McC7mFBE
Tema : Diaduk Menjadi Satu

(Yoh 14:16-17) Yesus berkata kepada murid-muridNya, bahwa setelah Dia tidak lagi bersama mereka, Allah akan mengirim Roh Kudus untuk diam di dalam mereka, dan tinggal selalu bersama mereka. Roh Kudus adalah seorang Penolong. Kata seorang Penolong menyatakan Roh Kudus adalah oknum yang hidup dan dimuliakan. Roh Kudus bukanlah utusan atau juru runding, tapi Allah sendiri.

(Yeh 47:1-5) Proses Roh Kudus tinggal di dalam kita tidak serta merta langsung memenuhi kita. Prosesnya bertahap, ada ukuran di setiap tahapnya, sesuai kesiapan kita.

(Gal 4:6) Ketika seseorang mau masuk ke dalam seribu hasta yang pertama, maka ia akan menerima Roh Kudus. Hal ini terjadi ketika seseorang menerima Yesus sebagai Juru Selamat. Saat itu juga, ia menerima Roh Kudus sebagai meterai.

(Kis 2:38-39) Saat seseorang masuk ke seribu hasta kedua, ia berbicara dalam bahasa-bahasa asing.

(1 Kor 12:1-11) Ketika kita masuk ke seribu hasta ketiga, tandanya adalah karunia Roh

(1 Kor 6:17) Seribu hasta yang terakhir kita masuki saat kita menjadi satu dengan Allah.

Di manapun posisi kita saat ini, marilah kita usahakan pertumbuhan, sambil menikmati prosesnya. Upayakan untuk meningkatkan pengenalan kita akan Allah, dengan meningkatkan jam doa dan persekutuan kita dengan Allah.

Dampak ke kehidupan kita saat kita penuh Roh Kudus.

  1. Menjadi satu dengan Allah
  2. Berdampak ke lingkungan sekitar. Di mana ada Roh Kudus dan ada orang-orang yang penuh Roh Kudus, di situ ada kehidupan.

Saat kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, namun kita tidak melibatkan Roh Kudus dalam kehidupan kita, lingkungan sekitar kita belum mendapatkan dampak. Hanya setelah kita melibatkan Roh Kudus dalam kehidupan kita, dampak terhadap lingkungan baru akan terlihat. Semakin dalam kita masuk dan dipenuhi Roh Kudus dan kita melibatkan Roh Kudus sepenuhnya dalam kehidupan kita, maka hidup kita akan semakin condong kepada Tuhan. Kita akan makin mengenal Dia secara pribadi, kita tidak akan mempertanyakan keberadaanNya dan rencanaNya dalam kehidupan kita. Hingga akhirnya kita akan kembali menjadi satu dengan Dia.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.