Ringkasan Khotbah Perayaan Natal
Tanggal : 13 Desember 2025
Pembicara : Pdt. Kornelius Abraham
Tema : Konsisten
Link : https://www.youtube.com/watch?v=qvgSTEgGaMY

(Kel 19:4-8) Saat kita dibawa Tuhan terbang melambung tinggi, kita semakin dekat dengan Tuhan. Untuk itu kita harus meninggalkan segala hal yang menghalangi kita. (Ibr 12:1-2) bila kita tidak fokus kepada Tuhan, ada hal-hal yang dapat merintangi kita, yaitu masalah, dosa dll.

(Kel 19:5) Kita harus konsisten mendengarkan Firman Allah dan melakukannya. Berpeganglah pada perjanjian Allah. Saat kita memegang perjanjian Allah, kita akan menjadi harta kesayangan Tuhan, dan kita akan meraih janji Tuhan yang Ya dan Amen adanya.

(Kel 19:8) Awalnya bangsa Israel berjanji untuk melakukan segala firman Allah dengan antusias. Namun kemudian satu demi satu mereka mangkir dan tidak tepat melakukan perintah Tuhan.

(Kej 28:12-15) Yakub memiliki hubungan yang dekat dengan Allah. Allah mengulang janjiNya yang pernah difirmankan kepada Abraham dan Ishak. (Kej 28:16-22) Yakub bernazar kepada Allah (Kej 33:19-20) Yakub melaksanakan nazarnya, namun ia singgah di Sikhem, di mana Yakub mengalami kemalangan ketika Dina anaknya mengalami pelecehan di Sikhem. (Kej 35:1-7) Setelah anak-anak Yakub membalas dengan membasmi orang-orang Sikhem, Yakub memerintahkan mereka:

  1. Jauhkan dewa-dewa asing
  2. Tahirkan dirimu
  3. Tukar pakaianmu

Setelah anak-anak Yakub melakukan apa yang diperintahkan Yakub, mereka meninggalkan Sikhem dan kedashyatan Allah melingkupi mereka.

Di hari-hari ini, banyak gereja yang melupakan janji / nazarnya. Jauhkan lah ilah-ilah lain dari kehidupan kita, tahirkan diri kita dan tinggalkan kehidupan yang lama. Maka kedahsyatan Allah akan membawa kita terbang tinggi

(Lukas 5:7-10) Saat Petrus tidak mendapatkan ikan, Tuhan Yesus menyuruhnya untuk bertolak lebih ke dalam. Maka Petrus mendapatkan ikan yang luar biasa banyak. Saat itu Petrus mengakui bahwa tanpa Tuhan ia tidak dapat berbuat apa-apa, dan Tuhan Yesus menubuatkan bahwa Petrus akan menjadi penjala manusia. (Mar 8:31) Namun kemudian dalam pelayanannya bersama Yesus, mindset Petrus sempat berubah. Ia menjadikan Tuhan Yesus sebagai alat untuk mencapai tujuannya. Pikirannya tidak sejalan dengan pikiran Allah. (Yoh 21:1-3) Saat Tuhan Yesus telah tidak lagi bersamanya, Petrus kembali kepada kehidupanya yang lama, yaitu menangkap ikan.

Tuhan akan membawa kita terbang melambung tinggi di atas sayap burung nazar. Namun kita harus konsisten dan tidak berubah. Kita harus memiliki pikiran Allah. (1 Kor 2:6,14-15) Saat kita memiliki pikiran Allah, kita akan mengalami apa yang tidak pernah dilihat / di dengar. Semuanya akan disediakan Allah bagi orang-orang yang dikasihiNya.

Percayalah kepada Tuhan dan jangan berubah. Pikiran dan hikmat Allah akan membawa kita kepada keberhasilan. Dan Tuhan akan mengangkat kita melambung tinggi hingga menjadi gereja sempurna.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.